»

Dec 23

Keterkaitan Kesehatan Mulut Dengan Kanker Payudara

Hubungan Kesehatan mulut dan Penyakit yang ditimbulkan – Kebersihan dari mulut seringkali diabaikan dan bisa berpengaruh kepada kesehatan tubuh dikarnakan malas untuk menggosok gigi. Padahal kesehatan mulut khususnya gigi dan gusi bisa mengakibatkan dan memicu berbagai penyakit lain tanpa kita sadari, bahkan seringkali kita melihat himbauan dari pemeritah dan lembaga kesehatan lainnya yang sampai mengajurkan untuk memeriksakan kondisi kesehatan gigi dan gusi setidaknya minimal 6 bulan sekali.

Pentingnya menjaga kesehatan mulutKebiasaan buruk seperti suka merokok, penggunaan alkohol, makanan kaya gula, minuman bersoda dan lain-lain menjadi salah satu faktor yang menyumbang kerusakan gigi. Fakta mengejutkan diungkapkan bagaimana kondisi kesehatan mulut (gigi dan gusi) ternyata memiliki koneksi dan keterkaitan dengan penyakit kanker payudara. Bahkan resikonya bisa menjadi 11 kali lebih mungkin untuk mengembangkan kanker payudara jika seseorang memiliki dan mengalami penyakit kesehatan mulut dan gusi yang cukup parah. Dan pada Journal of Breast Cancer Research and Treatment melakukan survei kepada sekitar 3.273 orang dan menemukan hasil bahwa individu dengan penyakit (penyakit gusi) periodontal kronis memiliki resiko yang lebih besar untuk mengidap kanker payudara.

Hasil studi lain yang dilaporkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan dilakukan antara tahun 1985 sampai 2001. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa penyakit gusi meningkatkan risiko kanker payudara. Tak hanya itu Penyakit gusi dan mulut telah dikaitkan dengan beberapa penyakit kronis yang banyak terjadi termasuk pneumonia, kanker prostat, stroke, penyakit jantung, masalah kehamilan, diabetes dan kanker payudara.
Pneumonia: Bakteri dalam rongga mulut dapat disedot ke dalam paru-paru dan menyebabkan penyakit pernapasan termasuk pneumonia.
Kanker prostat: Pada tahun 1986, lebih dari 48.000 orang terlibat dalam penelitian yang dilakukan oleh Dr. Dominique Michaud, Imperial College London. Penelitian menyimpulkan penyakit gusi meningkatkan risiko kanker prostat sebesar 14 persen.
Diabetes: Menurut American Academy of Periodontology, pasien penyakit diabetes lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit gusi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko infeksi.
Penyakit jantung: Para peneliti telah menemukan bahwa orang dengan penyakit gusi hampir dua kali lebih mungkin untuk menderita penyakit arteri koroner seperti yang tanpa itu. Sebagai bakteri mulut memasuki aliran darah, itu menempel pada plak lemak dalam pembuluh darah jantung dan berkontribusi terhadap pembentukan gumpalan. Gumpalan darah ini kemudian dapat menghambat aliran darah yang normal, yang dapat menyebabkan serangan jantung.
Masalah kehamilan: Ibu hamil yang memiliki penyakit gusi lebih mungkin untuk memiliki bayi yang lahir terlalu dini dan terlalu kecil bahkan hingga mengalami kecacatan.
Secara umum, penyakit gusi menyebabkan peradangan. Peradangan telah ditemukan untuk menjadi prekursor penyakit jantung, stroke, masalah kehamilan dan lain lain. Dengan kata lain, itu adalah penanda untuk indikasi gangguan kesehatan. Ini telah dikonfirmasi melalui kerja darah dan protein C-reaktif. Protein C-reaktif merupakan penanda peradangan yang menurun ketika infeksi gusi dikendalikan.

Pentingnya Menjaga Kebersihan Gigi dan Gusi

Tanda pertama dari penyakit gusi adalah peradangan. Anda akan tahu kapan ini hadir sebagai gusi Anda terlihat sedikit merah, lembut, dan bahkan mungkin berdarah saat Anda menyikat atau benang. Penyebab utama dari peradangan adalah bakteri yang membentuk sebuah film yang disebut plak, dan menempel pada gusi dan gigi permukaan. Jika plak ini tidak dihapus setidaknya setiap hari , maka akan menimbulkan masalah ke penyakit gangguan gusi yang cukup parah. Sebagai kemajuan peradangan, efek penyakit kerusakan pada gusi dan tulang akhirnya. Gigi mengembangkan kerusakan gigi, menjadi longgar dan mungkin harus diatasi. Inilah sebabnya mengapa kunjungan ke dokter gigi sangat penting setidaknya setiap tiga bulan untuk memantau kesehatan dan kondisi gigi dan gusi, terutama dengan adanya sel kanker payudara.
Bakteri yang menyebabkan penyakit gusi membentuk biofilm tipis yang disebut plak dan terakumulasi pada gusi dan gigi. Bakteri ini sama ditemukan dalam mengeras plak di arteri yang mengarah ke arteriosclerosis. Sebuah studi oleh Institut Karolinska melaporkan bakteri dalam penyakit gusi dapat menyebabkan virus Epstein-Barr dan cytomegatocirus. Virus ini dapat mengakibatkan penindasan sistem kekebalan tubuh, yang dapat berkontribusi terhadap kejadian kanker payudara.

Untuk meminimalkan adanya bakteri dan penumpukan plak yakni mulailah untuk menjaga kebersihan mulut yang baik, dan inilah Cara menjaga kebersihan mulut gigi dan gusi sebaiknya untuk mengikuti langkah langkah dibawah ini :
1. Sikat dengan sikat gigi atau spons sikat lembut untuk membersihkan gigi dan gusi.
2. Gunakan Benang gigi.
3. Gunakan obat kumur, sebaiknya yang bebas dari kandungan sakarin,
4. Melakukan Kunjungan ke dokter gigi secara teratur untuk mengidentifikasi masalah kesehatan anda sebelum kondisi kesehatan menjadi parah.
5. Jika Anda memakai gigi palsu, pastikan Anda menjaga mereka bersih dan bahwa terpasang serta pas dengan baik.

Dengan mengetahui dampak negatif dan penyakit berbahaya apa saja yang ditimbulkan oleh gangguan mulut yang tidak terawat akan semakin membuat kita menyadari betapa pentingnya kebersihan mulut dan gusi.

source : http://www.totalhealthmagazine.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>